Kenaikan Harga BBM Dinilai Bisa Picu Inflasi dan Memberatkan Masyarakat

0
81
Ilustrasi BBM. (Foto:INT)

DILANSIR – Wacana pemerintah untuk menaikan harga Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite dan solar menuai polemik. Kenaikan harga BBM itu dinilai akan dapat memicu kenaikan inflasi dan meningkatkan angka kemiskinan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kabiro Sumber Daya Alam dan Energi Terbarukan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (PP ISMEI), Dika Satria. Olehnya itu, ia tegas menolak rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM bersubsidi tersebut.

Menurutnya kenaikan itu akan sangat memberatkan masyarakat. Wacana kenaikan harga BBM tersebut justru akan meningkatkan angka kemiskinan di Indonesia jika pemerintah betul-betul menaikan harga BBM nantinya.

Kabiro Sumber Daya Alam dan Energi Terbarukan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (PP ISMEI), Dika Satria

Terlepas dari pada itu Dika menilai wacana kenaikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar sangat erat kaitannya dengan permainan politik pasar global, serta peran-peran lembaga keuangan internasional, dan alasan untuk menyelamatkan APBN dinilai tidak tepat jika Presiden Jokowi menilai subsidi BBM membebankan APBN hingga 500 triliun.

“Terlepas dari pada itu ISMEI bergerak mengawal kepentingan rakyat dan menolak tegas rencana kenaikan harga BBM, karena jelas akan merugikan masyarakat,” ungkap Dika dalam siaran pers, Selasa (23/8/2022).

Sementara itu, anggota Kabiro SDA & Energi Terbarukan, Adidaya mengatakan kenaikan BBM ini akan berdampak pada inflasi dan menyebabkan pendapatan masyarakat menurun.

“Rencana kenaikan BBM tersebut hanya akan berdampak pada kenaikan inflasi dan akan menyebabkan pendapatan rill masyarakat menurun. Pemerintah harusnya mengambil langkah tegas mengatasi defisit anggaran dan fokus pada pengawasan pendistribusian BBM tanpa menaikan harga BBM tersebut agar perputaran ekonomi di Indonesia berjalan stabil,” jelasnya.

Untuk itu ia menilai pemerintah pusat harus mempertimbangkan ulang terkait rencana menaikan harga BBM subsidi. Mengingat situasi perekonomian masyarakat saat ini sedang tidak stabil akibat dampak covid-19. Sehingga masyarakat sangat tidak siap dengan kebijakan tersebut. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini